BANTU KORBAN ERUPSI GUNUNG SEMERU, UDINUS PEDULI SUMBANG RP 100 JUTA


Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang dan Kediri dalam giat Udinus Peduli menyalurkan bantuan Rp 100 juta bagi korban terdampak erupsi Gunung Semeru. Bantuan tersebut diterima langsung oleh istri Bupati Kab Lumajang Hj. Musfarinah Toriq, MPd serta diserahkan langsung ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lumajang, pada Rabu (8/12/2021).
 
Bantuan tersebut diwujudkan barang, di antaranya 500 kain sarung, 865 selimut, 365 matras, 430  handuk  dan 600 masker.  Bantuan langsung diserahkan ke pendopo Kabupaten Lumajang untuk kemudian disalurkan ke posko-posko pengungsian yang sudah ditentukan oleh pemerintah setempat. 
 
Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan, Prof. Dr. St Dwiarso Utomo, SE M.Kom, Akt, Ca menjelaskan bantuan tersebut adalah bentuk keprihatinan Udinus terhadap bencana alam di Kab Lumajang, dan telah disesuaikan dengan kebutuhan para korban bencana Gunung Semeru. Prof. Dwiarso berharap, bantuan yang telah disalurkan Udinus, bisa membantu meringankan kesulitan mereka. 
 
“Tim Udinus yang terdiri dari perwakilan karyawan, dosen, dan mahasiswa telah diterjunkan dan bergerak cepat untuk menyalurkan langsung bantuan. Kami harap bencana ini segera berakhir dan masyarakat yang terdampak dapat beraktivitas dengan normal kembali,” harapnya. 
 
Sebelumnya telah diberitakan, Gunung Semeru mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021) sekitar pukul 15.20 WIB. Akibat dari erupsi itu, ribuan masyarakat di sekitarnya telah mengungsi di beberapa posko-posko yang telah disediakan oleh BPBD Kab Lumajang. 
 
Ditemui di posko pendopo, istri Bupati Lumajang Hj. Musfarinah Toriq, MPd didampingi Kepala Bidang Pencegahan Ketersediaan Logistik BPBD Kab Lumajang Wawan Hadi, SH, MSc mengungkapkan rasa terima kasih untuk bantuan yang diberikan oleh Udinus. 
 
“Terima kasih sebesar-besarnya atas bantuan Udinus dan akan kami distribusikan segera ke masyarakat yang terdampak. Bantuan-bantuan semacam ini memang kami butuhkan, seperti Selimut, handuk dan tentunya masker karena abu masih terasa di area,” ungkap Musfarinah. (Humas Udinus/Alex. Foto: Humas Udinus)

 

Last Update : 27 Juni 2022