MONITOR 400 RIBU PERSONIL, POLRI JALIN MOU DENGAN UDINUS


Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memerlukan akurasi penilaian untuk kinerja anggota kepolisian yang tersebar diseluruh wilayah di Indonesia. Dalam hal ini, Polri menjalin Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) untuk SMK Online menuju SDM profesinal modern dan terpercaya.
 
 
 
Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Arief Sulistyanto, M.Si selaku Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia yang diwakilkan  Karojianstra SSDM Polri Brigjend Pol Drs. Wahyu Widada, M.Phil. dan Rektor Udinus Prof. Dr. Ir. Edi Noersasongko, M.Kom di Ruang Rapat Gedung H lantai 1 kampus Udinus, hari ni (24/11) 2017. Ruang lingkup nota kesepahaman tersebut meliputi pendidikan dan pelatihan, pengkajian, bantuan teknis, penelitian dan pengembangan kelembagaan, penyediaan komponen pendidikan dan tenaga ahli serta bidang kerjasama lainnya.
 
 
 
Memonitor kinerja 400 ribu lebih anggota kepolisian bukanlah hal yang mudah. Sejumlah dosen peneliti di Udinus melihat hal tersebut sebagai sebuah masalah yang memerlukan solusi. 27 Juli 2017 lalu, Udinus menghibahkan aplikasi Sistem Manajemen Kinerja (SMK) Online, yakni sebuah aplikasi yang dapat membantu Polri memonitor dan merekap kinerja anggota kepolisian. Hasil rekapan SMK Online bisa menjadi acuan bahan pertimbangan peningkatan jabatan ataupun pemberian penghargaan terhadap personel kepolisian. “Hibah waktu itu belum memiliki payung hukum, oleh sebab itu penandatangan MoU ini menjadi payung hukum supaya lebih luas lagi bentuk kerjasama yang dihasilkan nantinya,” jelas Rektor Udinus.
 
 
 
Di dalam sambutannya, Wahyu Widada mengatakan dalam rangka modernisasi, Polri memerlukan peningkatan kualitas sarana dan prasarana untuk mewujudkan profesionalitas. Polri terus bekerjasama dengan pihak-pihak yang bisa memberikan kontribusi manfaat untuk sistem kerja di kepolisian. “Udinus merupakan Universitas ke-29 di Indonesia yang bekerjasama dengan Polri. Baru ada 3 kampus swasta dan Udinus yang ke-3 di Indonesia hingga saat ini,” ujar Wahyu Widada.
 
 
 
Selain aplikasi, pihak Udinus juga sebagai salah satu penyedia tenaga ahli untuk pengembangan aplikasi untuk SDM Polri tersebut. “Jika ada lulusan Udinus yang memiliki kemampuan di bidang IT yang mumpuni, bisa kami rekrut asalkan sesuai dengan kriteria yang sudah kami tetapkan,” pungkasnya. (*Humas/mey)

Last Update : 1 Agustus 2021