PENYANDANG DISABILLITAS MENJADI LULUSAN TERBAIK DI WISUDA 57 UDINUS


Pada Rabu (24/8) 2016 Rektor Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Dr Ir Edi Noersasongko M.Kom memberi ucapan selamat kepada Eka Pratiwi Taufanti penyandang tunanetra yang meraih predikat lulusan terbaik jurusan S1 Sastra Inggris Udinus.

Menjadi penyandang disabilitas tidak membuat Eka Pratiwi Taufanti berlama-lama terpuruk dalam kesedihan. Sejak divonis menderita Glaukoma dan kehilangan seluruh penglihatannya, Eka tidak lantas berdiam diri dirumah. Meskipun sempat berhenti kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di Tegal pada 2010 lalu karena merasa frustasi tidak dapat mengikuti kuliah, perempuan kelahiran Brebes 16 November 1991 ini kembali menemukan harapan setelah mengenal komunitas di dunia maya yakni Karya Tunanetra (Kartunet). Dari Kartunet Eka mengenal komputer bicara sebagai alat bantu tunanetra. Dari komunitas tersebut juga Eka masuk Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) wilayah Semarang. Dalam pelatihan yang diselenggarakan Pertuni, dia mengenal software pembaca layar bernama Job Acces With Speech (JAWS) “Dengan software ini saya bisa membaca melalui telinga, cara singkatnya aplikasi tersebut mampu membaca tulisan atau artikel di monitor kemudiandisuarakan. Aplikasi ini juga yang membantu saya kuliah di Udinus,” tuturnya.  Meskipun Eka penyandang tunanetra, tetapi materi perkuliahannya tidak dibedakan dengan mahasiswa normal lainnya. Jadi perempuan berkacamata ini harus men-scan materi kuliah yang tidak berbentuk softfile untuk kemudian diproses menggunakan JAWS.

Tidak hanya menjadi lulusan terbaik jurusan, putri dari pasangan M. Taufik Hidayat dan Emma Hermawati ini juga meraih prestasi yang gemilang selama menempuh masa kuliah, diantaranya menjadi juara 3 essay writing Unnes, 8 besar penulis essay World Blind Union di Hongkong, lolos Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang didanai dikti, dan menjadi penerima grant shortcourse university of sydney Australia.

Rektor Udinus Edi Noersasongko sangat mengapresiasi mahasiswanya yang berprestasi. “Udinus terbuka lebar untuk penyandang disabilitas yang ingin melanjutkan kuliah.” (*humas)

 

 

TERBAIK : Eka Pratiwi (dua dari kiri) dinobatkan menjadi wisudawati terbaik saat wisuda ke-57 Udinus pada Rabu kemarin (24/8). Foto : Nining Sekar.

Last Update : 1 Agustus 2021