Berbagai aktivitas umat Muslim di bulan Ramadan akan mendatangkan segala berkah pahala dari Allah SWT. Untuk itu banyak kegiatan yang dilakukan oleh berbagai institusi, agar suasana Ramadan lebih hangat dan bermanfaat bagi umat Muslim di dun


Menurut buku “Panduan Memilih Perguruan Tinggi 2009” yang disusun dan diterbitkan oleh Pusat Data dan Analisa TEMPO, UDINUS menempati urutan ke 6 dibawah ITB, UI, UGM, ITS dan UBINUS Jakarta dalam bidang Teknologi Informasi/Ilmu Komputer. Sedangkan Peringkat 7 sampai 10 ditempati oleh STIKOM Surabaya, UNDIP, STT Telkom dan UNIKOM.

 

Peringkat 6 Nasional bidang ilmu komputer bagi Udinus merupakan suatu lompatan prestasi besar karena Udinus merupakan perguruan tinggi swasta di daerah dapat melampaui beberapa perguruan tinggi besar di Jakarta, Apalagi di tahun 2008 Udinus belum masuk dalam 10 besar Nasional.  Seperti yang diungkapkan Rektor Udinus Edi Noersasongko,”Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena kerja keras kami selama ini ternyata mendapat tanggapan yang sedemikian hebatnya, sehingga kami bisa menempati urutan ke-6 secara nasional”.

 

Selain mencapai peringkat 6 Nasional bidang Ilmu Komputer (halaman 116), UDINUS juga menempati peringkat 3 perguruan tinggi terbaik di wilayah Jawa Tengah dibawah UNDIP dan UNNES (halaman 113). Sepuluh besar lainnya dihuni oleh Unissula, UNIKA Soegijapranata, UKSW, UNS, UNTAG, UNSUD dan UNISBANK. 

 

Sementara itu Koordinator KOPERTIS Wilayah VI Jawa Tengah setelah dimintai keterangan berkomentar “Ini merupakan salah satu capaian yang menggembirakan dari perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah yang selalu berusaha meningkatkan mutu dan kualitasnya, tentunya masih banyak PR (red : pekerjaan rumah) yang harus dilakukan untuk mencapai prestasi nasional yang lebih baik lagi, juga prestasi regional dan international”.

 

Buku ini menggelar survey di sejumlah kota besar di Indonesia, terutama yang memiliki perguruan tinggi negeri dan swasta terkemuka. Survey yang dilakukan TEMPO ini adalah survey untuk melakukan pemeringkatan perguruan tinggi menurut pandangan masyarakat yang terdiri dari calon mahasiswa, orang tua mahasiswa dan mahasiswa yang duduk ditingkat pertama. Hasil pemeringkatan ini merupakan persepsi masyarakat terhadap kualitas perguruan tinggi tertentu berdasarkan pengalaman dan pengetahuan mereka. Hasil ini memberikan gambaran perguruan tinggi mana yang memiliki citra baik di mata masyarakat.

 

Metode Survey

 

Metode survey dalam desain kuantitatif yaitu wawancara terhadap sejumlah responden melalui telepon dengan sampling frame diambil dari buku telepon di beberapa kota besar dengan responden berjumlah 1.950 orang. Profil responden siswa smu calon mahasiswa terdiri dari 52% siswa perempuan dan 48% siswa laki-laki. Responden siswa terdiri 46 % jurusan IPA, 30% jurusan IPS dan 24% dari sekolah kejuruan tingkat SMU. Sedangkan profil orang tua siswa, 52% ibu dan 47% ayah. Status Ekonomi responden 52% berasal dari keluarga dengan pengeluaran A, 30% dari kelas B, 16% dari kelas C dan 2% dari kelas D/E. Selain menilai peringkat perguruan tinggi secara keseluruhan, responden juga menilai perguruan tinggi terbaik di wilayah masing-masing. Data hasil survey diolah dengan metode analisis statistik deskriptif dan pemeringkatan dengan analisis Thurstone. Analisis Thurstone digunakan untuk mendapatkan urutan perguruan tinggi terbaik dengan melihat seberapa besar perguruan tinggi yang satu mengungguli yang lainnya.      

 

Lembaga Kerjasama

Last Update : 1 Januari 1970