RAIH POIN TERTINGGI DI OLIMPIADE AKUNTANSI NASIONAL, MAHASISWI PRODI AKUNTASI UDINUS BERHASIL MERAIH JUARA PERTAMA


Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) berhasil menjadi juara pertama dalam ajang  Olimpiade Akuntansi Nasional (OAN) 2020. Lomba yang mempertemukan para mahasiswa terbaik di bidang akuntansi, diselenggarakan secara online pada 15-29 November 2020.

 

Nurriyah Kusumawati, mahasiswi semester tiga Program Studi (Prodi) S-1 Akuntansi Udinus, berhasil meraih juara satu dengan skor tertinggi sebanyak 101 poin. Poin tersebut didapatkan oleh mahasiswi yang akrab disapa Nurriyah, dalam kategori perpajakan. Nurriyah berhasil menyelesaikan dua sesi, dengan sesi pertama berupa soal pengetahuan umum perpajakan yang terdiri dari 30 soal, dan dilanjut dengan sesi kedua dengan mengerjakan 10 soal berisi studi kasus. Ajang tersebut digagas oleh Politeknik Negeri Padang (PNP) dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia.

 

Capaian diraih oleh Nurriyah, berkat dorongan dari pihak kampus yang telah memfasilitasi selama persiapan olimpiade. Selama 10 hari menjelang lomba, bimbingan dilakukan setiap hari, sehingga saat pengerjaan soal berlangsung hampir tidak ada kendala yang berarti.

 

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh dosen pembimbing, Juli Ratnawati, SE, M.Si yang memuji semangat anak didiknya tersebut. Sebagai dosen pembimbing, ia mengungkapkan jika setiap hari mereka bersama-sama mengerjakan soal latihan baik soal berbahasa Indonesia maupun soal berbahasa Inggris. Menurutnya, Nurriyah memang terlihat menonjol dari peserta lainnya karena ia sangat aktif dalam menjawab dan bertanya. “Tiap kali saya beri tugas, Nurriyah selalu mencari jawabannya dari berbagai sumber dan jika ragu selalu bertanya. Memang usaha selalu tidak mengkhianati hasil,” ungkapnya dengan bangga.

 

Sementara itu, saat sesi wawancara, Nurriyah Kusumawati bahkan mengaku tak menyangka jika dirinya dapat meraih juara pertama. Ia berharap kemenangan ini dapat membuatnya semakin termotivasi untuk mengikuti lomba lainnya dan berharap dapat menjadi mahasiswa terbaik agar bisa membanggakan Udinus.

“Saya merasa diri saya sendiri masih kurang dalam segi persiapan, namun saya tetap berusaha dengan baik. Walau saya masih merasa kurang, saat lomba itu saya berjuang semaksimal mungkin,” ungkapnya.

 

Olimpiade tersebut terdiri dari lima kategori, yaitu kategori Perpajakan, Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajerial, Akuntansi Sektor Publik, serta Audit dan Sistem Informasi. Olimpiade tersebut sudah diadakan untuk yang ketiga kalinya setiap tahun. (Humas Udinus/Almira. Foto: Dok. Pribadi)

 

Last Update : 15 Juni 2021