SMA 1 BREBES BELAJAR BERWIRAUSAHA DI UDINUS


SMA 1 Brebes belajar wirausaha di kampus Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) untuk memancing siswa-siswinya tertarik menjadi entrepreneur. Ditunjuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjadi satu-satunya sekolah rujukan di wilayah Brebes, sekolah tersebut ingin menciptakan lingkungan wirausaha di dalam sekolah.
 
 
 
Sebanyak 40 siswa dan 14 pendamping dari SMA Negeri 1 Brebes datang ke Udinus untuk melaksanakan studi lapangan. Kunjungan yang dilakukan pada Rabu (01/11) 2017 ini bertujuan menggali lebih dalam praktik dan kurikulum kewirausahaan yang diterapkan di kampus Udinus. Bertempat di ruang rapat Gedung H lantai 1, wirausahawan muda dari Udinus tampil mempresentasikan kisah sukses mereka. Para mahasiswa tersebut adalah perwakilan dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (Hipmi PT) Udinus, mahasiswa Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) yang didanai Dikti dan wirausahawan muda dari Tenda Wirausaha. Mereka tampil membawakan kisah suksesnya menjadi pelaku start up bisnis. Puluhan siswa dan pendamping antusias mencicipi produk makanan dan melihat produk kerajinan yang ditunjukkan oleh mahasiswa Udinus. Yunita Afiatin siswi kelas XI IPS 4 mengaku sangat senang mengikuti kunjungan ke kampus Udinus. “Saya jadi tau bagaimana kakak-kakak disini memulai bisnis dan strategi memasarkannya. Yang penting berani mulai aja” ujar siswi berjilbab tersebut.
 
 
 
“Siswa kami perlu diajak belajar di luar kelas. Salah satunya seperti kunjungan ke kampus ini” ungkap Drs Winaryo selaku kepala sekolah SMA 1 Brebes. Udinus dipilih karena merupakan kampus yang berbasis Teknologi dan Kewirausahaan. Kampus ditengah kota tersebut memiliki tim khusus kewirausahaan untuk menyebarkan virus wirausaha pada mahasiswa.
 
 
 
Saat ini lulusan SMA 1 Brebes yang masuk ke perguruan tinggi sekitar 70%. Winaryo mengharapkan serapan lulusan sekolahnya ke perguruan tinggi bisa mencapai 90%. Usai kunjungan ke kampus, siswa akan di ajak ke tempat industri PT. Sosro Ungaran guna menyaksikan secara langsung proses produksi skala besar.
 
 
 
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr Kusni Ingsih MM mengatakan bahwa Udinus antusias jika ada kunjungan dari SMA /SMK untuk menimba ilmu di kampus. “Hubungan baik akan terjalin antara kampus dengan sekolah sehingga sewaktu-waktu bisa menghasilkan hal baik” tuturnya.  (*Humas/mey)

Last Update : 15 Juni 2021