FIB KENALKAN "SUMMER PROGRAM" OSAKA INTERNATIONAL UNIVERSITY


Ada hal yang berbeda dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) dalam mengikuti rangkaian orientasi mahasiswa baru melalui Dinus Inside (5-7/9) 2016. Sebanyak hampir 3300 mahasiswa sangat antusias dalam mengikuti setiap acara yang dikemas secara hangat dan menarik tersebut. Salah satu hal yang sangat mengesankan adalah adanya Summer progamme hasil kerjasama UDINUS dengan Osaka International University. Beberapa mahasiswa dari Jepang telah datang untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa di Udinus. Selama di Indonesia, 5 mahasiswa tersebut didampingi penuh oleh para dosen program studi Bahasa Jepang untuk memberikan semangat pada para mahasiswa Udinus khususnya para mahasiswa baru dengan mempresentasikan secara langsung budaya Jepang. Katsuhiro Taniguchi sebagai Chief Coordinator International Excahnge Centre Osaka International University juga turut hadir di Indonesia dengan misi untuk memperkenalkan budaya Jepang di Indonesia khususnya UDINUS Semarang.

Selain memperkenalkan budaya Jepang, juga hadir memberi paparan oleh Assosiate Professor, Ishikawa Takayuki. Selain ke Udinus pihaknya juga berkunjung ke Borobudur, berlatih gamelan, membatik dan juga memberikan pencerahan bagi para mahasiswa.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Dr Dwi Eko Waluyo mengaku banyak hal dilakukan untuk mengenalkan budaya Indonesia melalui institusi pendidikan seperti UDINUS yang memiliki program studi Sastra Inggris dan Sastra Jepang.

“Kami  selalu memfasilitasi negara-negara sahabat yang akan mengerti lebih jauh tentang Indonesia, terlebih Semarang dan sekitarnya, “ tegas Dwi Eko.

Seperti diketahui FIB UDINUS telah menjalin beberapa kerjasama dengan Universitas luar negeri dalam program student mobility seperti dengan Kangwon National University, Korea dan Osaka International University, Jepang.

Salah satu mahasiswa program studi Sastra Jepang, Robby Adhi Raharjo mengaku telah berbagi pengalaman dalam keberhasilan akan menempuh student mobility di Osaka International University.

“Awalnya cukup berat untuk bisa berhasil mendapatkan kesempatan belajar di Jepang, tetapi tetapi kami bangga pihak kampus berusaha membantu mewujudkannya. Terimakasih banyak,” ujar Robby.(humas)

Last Update : 22 Juni 2021