UDINUS TAMBAH 2 DOKTOR LAGI


Torehan prestasi dari waktu ke waktu terus ditunjukkan oleh UDINUS. Baru-baru ini 2 doktor baru ikut menambah jumlah doktor dalam jajaran sumber dayanya. Mereka adalah doktor Muljono dan doktor Pujiono. Keduanya telah menyelesaikan studinya di dalam waktu Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Dalam disertasinya Muljono mengembangkan Sistem Sintesis Ujaran Audio-Visual (SSUAV) untuk Bahasa Indonesia yaitu sebuah sistem yang dapat membangkitkan ujaran audiio visual secara simultan dari teks yang diinputkan. Pengembangan Bahasa Indonesia karena merupakan bahasa yang miskin sumber daya (under-resources language) untuk pengembangan teknologi bahasa. 

“Saat ini manusia sangat sering berinteraksi dengan sistem komputer dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karenanya,untuk membuat interaksi betul-betul alami, efektif dan efisien, selain mode ujaran perlu ditambahkan mode lain yaitu visual ujaran” Jelas Muljono

Sementara Pujiono, dalam desertasi meneliti tentang “Pengembangan Model Matematika untuk Perbaikan Warna Citra Bawah Air Berbasis Estimasi Absorbsi Menggunakan Hukum Beer Lambert dan High Order Polynomial”.

Ia mengaku mengambil tema ini , karena penelitian objek bawah laut menjadi salah satu poin yang membedakan dengan penelitian lain. Terlebih laut dianggap sebagai paru-paru dunia.

“Penelitian pengolahan citra bawah air harus didorong, terutama dalam perbedaan analisis antar warna objek dalam air dan udara. Hal ini dikarenakan warna objek dalam air akan berubah saat objek diangkat ke permukaan air (udara) serta memiliki kualitas warna citra yang rendah,” paparnya.

Penelitiannya akan sangat bermanfaat untuk mengetahui indikator tingkat kesehatan terumbu karang. Dimana dapat diketahui warna citra terumbu karang seperti warna di permukaan laut (warna aslinya).

“Dengan demikian, dapat diketahui tingkat kesehatan terumbu karang dan dicari strategi untuk melestarikan kekayaan laut Indonesia,” tambahnya.

Dengan tambah 2 doktor tersebut kini UDINUS memiliki 33 doktor dan dalam waktu dekat juga akan menyusul lainnya yg kini masih dalam proses studi. (*humas) 

 

Last Update : 13 Juni 2021