BUNKASAI, DARI NIAT SEDERHANA HINGGA ACARA LUAR BIASA


Berawal dari niat sederhana yakni untuk saling menghargai dan mengakrabkan antar sesama mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Jepang, sebuah kegiatan lantas dibuat sebagai perwujudan dari niat tersebut. Bunkasai adalah kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun oleh Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang atau yang lebih dikenal dengan Hikari di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus). Bunkasai sendiri diisi dengan berbagai macam kegiatan yang erat kaitannya dengan budaya Jepang, mulai dari tari-tarian hingga lomba kaligrafi huruf kanji.

 

Tak berbeda jauh dengan penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Bunkasai kembali digelar di halaman parkir gedung G Udinus, Jl. Imam Bonjol 207 Semarang. Konsep outdoor tetap menjadi pilihan bagi panitia sebagi pilihan utama. “Pilihan outdoor tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri bagi kami, terlebih saat ini hujan masih sering turun di kota Semarang. Oleh sebab itu tidak semua kegiatan dilaksanakan di luar ruangan, terdapat beberapa lomba yang dilaksanakan di ruang kelas,” tutur Budi selaku ketua panitia.

 

Salah satu yang menjadi pembeda Bunkasai yang akan digelar pada 7-8 Mei 2016 dengan gelaran sebelumnya tentu pada tema yang dipilih panitia. Colorfull, itulah makna dari “Niji” yakni tema pada Bunkasai 2016. Dalam bahasa Indonesia kata tersebut dapat dimaknai sebagai pelangi yang terdiri dari berbagai warna. Menariknya, dekorasi yang penuh warna nantinya tidak hanya dilakukan pada panggung utama saja. “Harapannya tentu saja akan banyak pengunjung yang datang tidak hanya dari kota Semarang, namun juga kota lain di sekitar Semaran,” imbuh Budi. (*humas)


Foto: Bunkasai 2015 (dok)

Last Update : 13 Juni 2021