BAYU SKAK BERI COACHING VIDEO KREATIF DI UDINUS


Tak lama usai membuka Program Studi (Prodi) Film dan Televisi, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) kedatangan seorang kreator video yang populer lewat Youtube, yakni Bayu Skak. Pria asal Malang tersebut datang untuk menngisi acara seminar yang diadakan oleh Prodi Broadcasting Udinus. Hal ini tentu sangat positif untuk menarik minat calon mahasiswa agar dapat mengisi slot mahasiswa di Prodi baru tersebut.

Mengambil tema “Vidpreneur” atau yang bisa ditafsirkan seebagai video entreprenur, Bayu tidak hanya memberi pemaparan bagaimana memperoleh uang dengan video. Ia juga memberi penjelasan kepada lebih dari dua ratus peserta yang memadati aula gedung E Udinus tentang teknik pengambilan gambar, pengaturan cahaya dan audio, hingga  masuk ke dalam tahap editing.

 

Disinggung terkait kamera yang sebaiknya digunakan untuk membuat video, Bayu mengaku awal ia membuat video hanya menggunakan peralatan yang sederhana, yakni kamera handphone. “Peralatan harusnya jangan dijadikan batu sadungan bagi seseorang untuk menghasilkan suatu karya,” ujarnya.

Begitu juga dengan spesifikasi komputer untuk editing video, ia berpendapat apl ikasi di ponsel kini sudah semakin canggih untuk dimanfaatkan.“Kita harus pandai memanfaatkan platform yang ada untuk berkarya, HP sekarang banyak yang bisa buat record dan editing video”, imbuhnya.

Selain hal teknis tersebut, agar video yang dibuat bisa ditonton oleh ratusan ribu orang Bayu juga menyarankan untuk memanfaatkan media sosial dengan optimal.

 

Sementara itu, Ketua Prodi Broadcasting Udinus, Suhariyanto, M.Kom., menuturkan ia sangat mengapresiasi antusiasme peserta yang sangat besar. Meskipun seminar ini ditujukan untuk mahasiswa Bimbingan Karir (BK), namun peserta yang ikut tidak hanya dari prodi Broadcasting. Beberapa peserta yang hadir juga daaang dari berbagai universitas di Semarang dan sekitarnya. “Ini adalah even mahasiswa Broadcasting Udinus yang sukses. Semoga even-even serupa bisa digelar sehingga kamin banyak yang terinspirasi”, ujarnya. (*humas)

 

Last Update : 13 Juni 2021