UDINUS KERJASAMA DENGAN JEPANG DALAM BIDANG ANIMASI


 

Makin dekatnya momen penerimaan mahasiswa baru, membuat masing-masing perguruan tinggi (PT) berlomba-lomba memperbaiki performanya. Semua dilakukan untuk  memberikan yang terbaik bagi seluruh calon mahasiswa.

 

Cepat menangkap peluang yang ada, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, baru-baru ini menandatangani kerjasama dengan salah satu PT di Jepang, yakni Kibi International University.

Pihak Udinus yang diwakili oleh Wakil Rektor IV bidang Riset dan Kerjasama Dr. Pulung Nurtantio Andono, ST.,M.Kom menjelaskan bahwa Nota Kesepahaman yang ditandatangani antara Udinus dengan Kibi International  University ini menambah daftar panjang PT dari luar negeri yang mempercayai Udinus sebagai mitra penyelenggara pendidikan.

“Sebagai PT yang selalu memberikan banyak pilihan untuk masyarakat, Udinus mewujudkan komitmennya untuk menambah kerjasama baru dengan Kibi Internasional University di Jepang ini,” papar Pulung.

 

6 program studi (progdi) baru, diantaranya Teknik Biomedis, Ekonomi Syariah, Kesehatan Lingkungan, Manajemen Perhotelan, Animasi, serta Film & Televisi, yang telah dibuka Udinus pada tahun ajaran 2016/2017 ini makin memicu Udinus untuk melebarkan sayapnya. ”Kerjasama ini akan menitikberatkan pada bidang animasi. Untuk selanjutnya tidak menutup kemungkinan kerjasam di bidang ilmu yang lain yang dapat dimanfaatkan para mahasiswa kami,” tambah Pulung.

 

Saat penandatangan yang dilakukan di negara matahari terbit ini, dari Kibi International University diwakili oleh Miyako Kake selaku Ketua Yayasan. Dikumandangkannya lagu kebangsaan  Indonesia Raya sebelum proses penandatanganan membuat bangga tidak hanya untuk Udinus, namun juga bangsa Indonesia. Pada kesempatan itu, kedua universitas menyampaikan visi, misi, dan program pendidikan yang dapat dikerjasamakan. Tentunya dengan tidak meninggalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Kedepannya akan segera dirintis kerjasama untuk double degree, seperti yang kami lakukan dengan Kangwon National University Korea Selatan beberapa saat lalu,” tutup Pulung. (*humas)

Last Update : 24 September 2021