TEKAN PENDERITA HIV/AIDS, FKM UDINUS GELAR TOT BAGI DOSEN


Komitmen Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) untuk ikut berpartisipasi aktif dalam menekan angka pengidap HIV/AIDS terus dibuktikan. Selain melalui biro Rumah Sahabat yang rutin melakukan beberapa kegiatan penyuluhan bayahan HIV/AIDS, baru-baru ini Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) juga mengadakan Training of Trainer (TOT) yang diikuti oleh dosen FKM dari berbagai universitas di Indonesia.

 

Acara yang diselenggarakan atas kerjasama FKM Udinus dengan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) berlangsung selama lima hari, mulai dari 18 Januari sampai 22 Januari 2015. Penyebaran HIV/AIDS di kalangan masyarakat yang masih tinggi menjadi alasan panitia penyelenggara untuk mengadakan TOT ini. Bertempat di gedung G Udinus, dosen sebagai peserta, diberi pelatihan yang berkaitan dengan penanggulangan HIV/AIDS. “Tujuannya tak lain adalah agar para dosen yang mengikuti TOT ini ke depan dapat memberi pengetahuan kepada sesama rekan dosen, mahasiswa, dan juga masyarakat. Sehingga melalui kegiatan tersebut diharapkan angka penderita HIV/ADIS dapat ditekan,” jelas Eti Rimawati, M.Kes selaku Ketua Panitia acara tersebut.

 

Kontribusi FKM Udinus yang sering mengadakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat mendapat apresiasi langsung dari Wakil Rektor I bidang Akademik, Prof. Supriadi Rustad. “Saya memberikan apresiasi yang besar untuk FKM yang selalu mencurahkan ide-ide dalam berbagai macam kegiatan,” papar Prof Pri dalam sambutannya.

Ia menuturkan bahwa kesehatan merupakan hal yang mendasar dalam kehidupan. “Tanpa didukung dengan kesehatan yang baik maka pelaksanaan program-program pendidikan juga akan terhambat,” imbuhnya.

Ia juga menyoroti tiga hal penting yang harus diperhatikan. Hal ini karena penderita virus mematikan itu memang sulit diprediksi dan terdiri dari bermacam-macam latar belakang penderita. “Hal tersebut adalah substansi pokok dari ilmu yang berkaitan dengan HIV/AIDS, cara menyampaikannya, dan pentingnya menentukan cara pendekatan yang tepat pada setiap penderita HIV/AIDS,” imbuh Prof Pri. (*humas) 

Last Update : 24 September 2021