FAISAL BASRI AJAK MAHASISWA CINTA PRODUK DALAM NEGERI


Satu kehormatan bagi mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) yang dapat mengikuti seminar nasional (semnas) yang dihadiri oleh ekonom dari  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Dr Faisal Basri. Semnas yang digelar di Aula Udinus Gedung E lantai 3 ini bertajuk “Arah Perekonomian Indonesia Setelah Pelaksanaan MEA 2015”.

 

Mengupas tuntas bagaimana arah perekonomian Indonesia setelah Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015  benar-benar terlaksana, kegiatan ini dihadiri ratusan mahasiswa Udinus dari berbagai fakultas. Lesunya perekonomian Indonesia saat ini yang disebabkan melemahnya nilai tukar rupiah dan melambungnya harga beberapa komoditas, menjadi PR kita bersama. Ekonom Indonesia ini menganalogikan, ekonomi itu seperti tubuh manusia, dimana darahnya adalah uang, dan jantung yang memompa darah adalah bank. “Di Indonesia sendiri masyarakat yang terhubung dengan bank sekitar 36,1%. Angka ini sangat jauh ketinggalan jika dibandingkan dengan negara maju lainnya yang menembus angka ratusan persen,” papar Faisal.

Bahkan semakin banyak masyarakat yang terhubung dengan perbankan, semakin lancar peredaran uang di Indonesia. Dan akan sangat disayangkan jika Indonesia hanya menjadi pasar.  Terlebih posisi Indonesia yang sangat strategis dan selalu lirik menjadi pangsa pasar yang menggiurkan.

 

Ekonom kenamaan Indonesia ini juga mengajak generasi muda terutama para mahasiswa sadar untuk mencintai produk dalam negeri. Dia juga menjelaskan bagaimana langkah – langkah yang harus ditempuh untuk menguatkan kembali kondisi perekonomian dalam negeri. “Untuk menurunkan harga jual produk dalam negeri supaya bisa bersaing dengan produk impor  yang harganya sangat murah, kita harus meminimalisir biaya logistik, supaya bisa tembus ke pasar Internasional kita harus memaksimalkan perkembangan perusahaan manufaktur kita, dan untuk go international banyak perusaahan menengah yang mungkin perlu di merger, salah satunya perbankan” imbuhnya. Selain ilmu ekonomi, di seminar tersebut peserta juga mendapat merchandise berupa buku “Perekonomian Indonesia” karya Faisal Basri. (*humas)

Last Update : 25 September 2021