UCC ULANG KESUKSESAN DI JOB FAIR 14 UDINUS


Seperti beberapa kali pelaksanaan job fair yang dihelat oleh  Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Career Center (UCC) memang selalu dipadati ribuan peserta. Tercatat pekerjaan di bidang perbankan paling banyak diminati pada Job Fair 14 Udinus yang digelar pada Sabtu-Minggu (19- 20/9) itu. ”Dari tahun ke tahun, peminat untuk perbankan tinggi. Dibanding bidang pekerjaan lain yang turut menawarkan lowongan kerja di Job Fair ini,” kata Kepala UCC, Dewi Agustini, M.Kom.

 

Job Fair 14 ini diikuti oleh 44 perusahaan yang bergerak di berbagai bidang, diantaranya perusahaan pembiayaan, asuransi, hotel, otomitif, manufaktur dan ritel. Menurut Dewi, peminat yang cenderung minim ada di perusahaan ritel. Hal itu karena persepsi pencari kerja terhadap perusahan ritel. ”Dikiranya kalau ritel itu bekerja di toko. Padahal ada banyak pekerjaan pendukung, business support, seperti tenaga ahli ITdan lain-lain,” lanjut Dewi. UCC juga membuka stan sendiri untuk memfasilitasi perusahaan dari luar kota seperti Jakarta, yang tidak bisa membuka loket sendiri. Perusahaan tersebut diantaranya adalah Astra Internasional, BFI Finance, Tri Putra Grup, dan lain-lain.

 

Selain itu, sebagai wujud kepedulian terhadap banyaknya anak putus sekolah dan makin tingginya angka pengangguran, UCC bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah. Hal ini diwujudkan dengan membuka loket pada Job Fair 14 ini, yang menawarkan kesempatan bagi peminat program pelatihan kerja. Dengan syarat usia minimal 18 tahun dan maksimal 26 tahun, tinggi badan minimal 145, sehat jasmani dan rohani, serta minimal pendidikan SMP dan sederajat. ”Yang berminat silakan mendaftar. Setiap tahun, kami membuka kesempatan bagi 4.000 peserta pelatihan. Tahun ini yang dimulai 31 Agustus 2015, sudah mendapat sekitar 650 peserta,” kata staf Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Disperindag Jawa Tengah, Rizky Zulkarnaen.

Peserta akan dilatih menjadi operator mesin jahit high speed garment selama 20 hari. BPSDM memiliki 1.000 mesin. Setelah lulus pelatihan, peserta akan ditempatkan pada industri garmen di berbagai wilayah di Jawa Tengah. (*humas)

Last Update : 14 Juni 2021