SEMANTIK ; GERAKKAN KAMPUS DENGAN DIGIPRENEUR


SEMARANG- Sebagai kampus yang berbasis teknologi informasi sudah selayaknya mengembangkan teknologi informasi menjadi lebih optimal dan berkontribusi besar dalam pengembangannya. Demikian tema yang diangkat dalam seminar nasional yang di gelar di kampus Udinus jl. Nakula Semarang.  Dalam kesempatan  tersebut sebagai pembicara Pembicara Romi Satrio Wahono, B. Eng, Ph.D, praktisi dan owner ilmukomputer.com, Drs.Syamsu Lussa, MA staf ahli menteri bidang hubungan antar lembaga, dengan keynote speaker Prof.Dr. Supriyadi Rustad, M.Si, direktur Diktendik Dirjen Dikti. Turut hadir dalam even tersebut, koordinator kopertis wilayah VI Jateng,Prof. Dr DYP Sugiharto,M.Pd, Kons, rektor Udinus Dr Ir Edi Noersasongko,MKom, k
ketua Yayasan Dian Nuswantoro, Tri Rustanti,SE,MM dan 400 peserta dari berbagai kalangan seperti mahasiswa, dosen, praktisi dan umum.
Seminar teknologi informasi dan komunikasi terapan yg digelar (15/11) kemarin mampu menggugah motivasi peserta yang hadir. Terbukti, salah seorang peserta Mia mengaku bangga dengan adanya momen ini.Pasalnya wawasan dan peluang dalam bidang IT memiliki ruang yang sangat besar, apalagi teknologi selalu dinamis dan berkembang sangat cepat.
"Dinamisasi teknologi memberi peluang besar untuk berkarya dan menghasilkan ide-ide yang luar biasa. Saya akan mencoba untuk mengembangkannnya,"ujar Mia.
Sementara itu, Romi Satrio Wahono, B. Eng, Ph.D dalam materinya memaparkan pentingnya pemerintah memaksimalkan potensi digipreneur dalam menghadapi tantangan global.
"Sudah saatnya pemerintah meningkatkan peran serta bidang digipreneur, apa lagi kompetisi sudah semakin ketat," ujarnya.

Rektor Udinus, dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa pesatnya perkembangan  teknologi harus diimbangi dengan  kemampuan personal  yang mampu membawa perubahan positif.

"Sangat penting memiliki karakter dalam  membawa perubahan yang baik, didasari dengan penguasaan teknologi. Kedepan akan memiliki dampak yang sangat baik,"tegasnya.

Selain seminar  juga diselenggarkan call paper dengan 44 pemakalah. Mereka diantaranya berasal dari UGM, Univ Machung Malang, Universitas Islam Syarif Hidayatullah, Universitas Bina Darma Palembang, STT Telkom Purwokerto, Univ Budi Luhur Jakarta, dll. (humas)

 
 

Last Update : 25 September 2021