UNISNU NGANGSU KAWRUH KE UDINUS


SEMARANG-Untuk mencapai suatu kemajuan yang konstan, sudah sepatutnya sebuah perguruan tinggi terus membuka diri. Tidak hanya saat ingin menambah inovasi dalam mengembangkan institusinya, namun juga saat harus berbagi pengalaman untuk institusi lain yang ingin menimba ilmu pada kita.

“Udinus menerima dengan senang hati saat Unisnu ingin menjalin kerjasama dalam memperkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi antara dua lembaga pendidikan ini,” sambut Edi Noersasongko, Rektor Udinus, saat menerima kedatangan rombongan dari Unisnu pada Selasa (21/10).

Inovasi memang selalu menjadi kata kunci bagi Udinus. Terlebih saat semua beranggapan teknologi itu harus maju kedepan, Udinus membuat terobosan dengan menarik memori kebelakang, dan menggabungkannya dengan teknologi. Hal ini dilakukan saat Udinus tim mendigitalkan gamelan, suatu alat musik tradisional yang menjadi andalan masyarajat Jawa. “160 hak cipta E-gamelan yang didapatkan Udinus ini membuktikan bahwa kekayaan heritage di Indonesia bisa digabungkan dengan teknologi,” papar Edi.

Rombongan Unisnu terdiri dari Ketua Umum Yayasan Unisnu H. Ali Irfan Mukhtar, Ba, Rektor Unisnu Prof. Dr. H. Muhtarom H.M, Wakil Rektor I Dr. Sa’dullah As’saidi, M.Ag, Wakil Rektor 2Drs. Hendro Martoyo, M.M, Wakil Rektor 3 Ir. H.  Mustofa Mukhtar, M.T, beserta para Dekan dan Kaprogdi Unisnu.

Diterima di Rektorat Udinus, pertemuan kedua lembaga ini berlangsung sangat hangat. “Kami sangat bangga dapat menjalin kerjasama dengan Udinus, apalagi tadi rombongan disambut dengan gendhing jawa dari inovasi E-gamelan yang sudah terkenal itu. Kami memilih Udinus, karena selain Rektor Udinus ini punya kesalehan sosial yang cukup tinggi, silaturahmi dijadikan salah satu cara untuk memajukan Udinus,” ungkap Prof. Muhtarom, Rektor Udinus.

Unisnu meski baru 2 tahun melakukan dies natalis, namun univesitas yang memiliki 5 fakultas dengan 18 program studi ini sudah lama berdiri dengan nama Institut Islam NU. Yang kemudian sepakat menggabungkan STIE NU dan  ST Desain dan Teknologi NU menjadi Universitas Islam NU, disingkat Unisnu. Kerjasama kedua perguruan tinggi ini diwujudkan dengan oenandatanganan MOU antara Dekan Fakultas Ilmu Komputer Udinus Dr. Abdul Syukur, MM dengan Dekan Fakultas Sains & Teknologi Unisnu Ir. Gun Sudiryanto, M.M.

“Udinus ini perguruan tinggi yang penuh inovasi, sehingga kami berharap kerjasama ini dapat memacu kinerja seluruh civitas akademika Unisnu untuk lebih baik lagi,” tambah Mutarom.(humas)

Last Update : 25 September 2021