Berbagai aktivitas umat Muslim di bulan Ramadan akan mendatangkan segala berkah pahala dari Allah SWT. Untuk itu banyak kegiatan yang dilakukan oleh berbagai institusi, agar suasana Ramadan lebih hangat dan bermanfaat bagi umat Muslim di dun


Berkreasi dan menghasilkan karya, dapat dituangkan dengan berbagai aktifitas. Salah satunya melalui bidang seni, khususnya dengan membuat komik. Implementasi seni seni jenis ini diperlukan latihan dengan frekuensi dan rutinitas yang memadai. Disamping memang sudah dibekali talenta yang sudah dimiliki masing-masing individu, diperlukan ketekunan dan motivasi yang tinggi untuk berkarya. Demikian inti dari workshop yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa DKV Udinus Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) , Universitas Dian Nuswantoro 14-16 Pebruari ini bekerjasama dengan Studio Papillon, Hanvon , Klinik Desain, Comic stuff dan Graffika desain. Workshop menghadirikan nara sumber dan pembicara dari Jakarta dan Semarang diikuti oleh 50 peserta. Mereka terdiri dari mahasiswa, pelajar dan umum. Kegiatan dilakukan di ruang dekat Fasilkom gedung D Jl. Nakula I no 11-15 Semarang.

Panitia penyelenggara Agung Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan memberi kontribusi besar bagi peserta khususnya dalam peningkatan kualitas membuat komik dengan disinergikan dengan kemajuan teknologi terkini.

”Kini sudah berkembang teknologi yang bisa dimanfaatkan untuk mempermudah membuat komik melalui pentablet. Tools ini kami gunakan dalam acara ini sehingga mampu diaplikasikan pada peserta untuk lebih mudah berkarya dan menuangkan ide,” ujar Agung.

Ditambahkan pula oleh Burhan Arif, koordinator Papillon studio bahwa agenda workshop selama 3 hari tersebut meliputi membuat cerita, stori board, pewarnaan, dan digitalize tutorial, serta teknis lainnya.

”Kemajuan teknologi ini menjadi sangat efektif untuk menunjang pembuatan komik, dan lebih update dengan teknologi ,”

Sementara itu, Dekan Fasilkom Dr Ir Dwi Eko Waluyo menyampaikan kreatifitas perlu dikembangkan secara optimal sehingga menjadi sebuah karya yang bernilai. Artinya, mampu membentuk budaya yang kreatif dan memberikan warna yang berbeda dari karya-karya pada umumnya.

”Bicara seni, khususnya komik, bagaimana memberikan pesan yang berguna bagi mereka yang membaca, memperhatikan. Dan, hal lain adalah bagaimana orang bisa menikmati hasil karya tersebut sehingga mampu larut dalam cerita tersebut,” tambah Eko

Last Update : 20 September 2021